Assalamu’alaikum Wr,Wb
Mawar maafkan SBY ya,itulah anekdot yang banyak beredar didunia maya baik di facebook,twitter,bbm dan lain sebagainya bahkan dilengkapi dengan gambar pak SBY dan seorang gadis yang diasumsikan si Mawar tadi.Awalnya saya hanya senyum-senyum saja melihatnya dan menganggap hal biasa saja karena semua juga tahu bahwa yang kayak begini sudah sangat banyak banget didunia maya.Anak-anak Indonesia ternyata ngak kalah jauh kreatifnya dengan anak-anak dari negara-negara maju.salut buat anak-anak m,uda Indonesia.
Oh ya hampir lupa,anekdot diatas sangat terkait dengan rencana Pemerintah RI yang ingin menaikkan harga Premium bersubsidi guna mengurangi beban APBN,agar APBN tetap aman dan sehat,katanya.itu katanya loh! Tapi anehnya semua ahli perminyakkan dan ahli keuangan Negara hampir semua tidak sepakat dengan kata-kata Perintah RI tadi dan selanjuttnya timbullah pertentangan dimana-mana baik dari kalangan anggota DPR terutama dari fraksi-fraksi yang berseberangan dengan perintah dan fraksi-fraksi koalisi,para ahli ngomong di media massa guna membentuk opini.
Demo terjadi dimana-mana,terutama di kota-kota yang dimotori oleh kalangan mahasiswa dan semuanya berakhir ricuh,terjadi bentrok antara mahasiswa dan aparat keamanan terutama pihak kepolisian.Anggota DPR melakukan gerakan penolakkan usulan Pemerintah RI,dan seperti yang kita ketahui bersama perjuangan Mahasiswa,para ahli dan anggota DPR berbuah hasil penundaan kenaikan harga bbm bersubsidi.
Tapi ada satu fenomena ekonomi yang sering terjadi pada saat setiap Pemerintah berencana akan menaikkan harga bbm pasti diringgin dengan munculnya spekulan yang ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan dengan cara melakukan penimbunan bbm terutama yang akan dinaikkan harganya oleh Pemerintah.mereka melakukan pembelian besar-besaran,bekerjasama dengan oknum-oknum yang sangat menunjang bisnis dan keuntunggan besar sudah terbayang-bayang diepan mata.
Apa yang dilakukan oleh para spekulan baik dalam skala besar maupun kecil adalah salah satu praktek bisnis yang tidak bermoral dan dilarang baik secara Agama maupun oleh Negara karena banyak membuat orang lain yang membutuhkan bbm untuk perikehidupan mereka tidak bisa mendapatkan bbm untuk kebutuhan mereka,banyak nelayan tidak bisa melaut karena tidak bisa menggunakan mesin-mesin mereka kalaupun ada harganya sudah melambung tinggi,yang lebih aneh lagi harga bahan sembako sudah meroket naik,semuanya beralasan kenaikkan bbm yang jadi pemicu naiknya harga-harga.padahal harga bbm belum dinaikkan.pasti ada saja si kambing hitam,hehehehe….
Dapat kita lihat dan baca di berbagai media massa,baik di Televisi maupun Surat kabar harian atau Koran banyak juga spekulan yang ditangkapi oleh polisi bahkan ada juga spekulan yang kreatif yang merubah bis menjadi mobil penampung bbm illegal,kialau yang kayak begini ngak perlu kita banggakan lah.Wong bikin susah banyak orang kok.kalau secara bisnis mereka-mereka ini tidak mengerti yang namanya etika bisnis atau bisnis yang beradab yang salah satunya dalam berbisnis tidak boleh mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya tapi bikin masysarakat susah,contohnya pratek monopoli dan praktek penimbunan komoditi yang disubsidi oleh Negara.
Apa lacur ternyata harga bbm bersubsidi tidak jadi dinaikkan atau ditunda kenaaikkan harganya,trus bagaimana dong dengan nasib para spekulan baik yang sudah ditangkap oleh polisi ataupun yang berhasil lolos dari aparat kepolisian,ya,ngak ada yang bisa dilakukan kecuali menerima kenyataan bahwa tidak jadi untung dijobloskan kedalam penjara pula,hahahaha…inilah April Mop versi Pemerintah RI
Kepada seluruh saudara-saudaraku yang seiman dan sebangsa yang masih jadi spekulan mari kita perbanyak Istiqfar dan bertaubat selalu dan mari kita jadikan bisnis kita sebagai sarana amal ibadah bagi kita dan seluruh keluarga kita yang sangat kita cintai,jangan berbisnis semata-mata karena mencari uang semata,jadikan bisnis kita sebagai ladang manfaat dan sedekah kepada semua orang di seluruh alam.Yakinlah kita akan bisa banyak mendapatkan banyak keuntunggan denagan menjadikan bisnis kita sebagai sarana berbagi manfaat dan sedekah sebanyak-banyaknya.Allah SWT yang menjamin hal ini dan sudah dibuktikan oleh para pebisnis besar tinggkat dunia dari jaman dahulu sampai sekarang.Sementara para spekulan mungkin awal-awalnya jaya tapi diujung-ujungnya pasti sengsara loh.Percaya aja lah ngak perlu pake sok banyak mikir segala.Spekulan maafkan SBY yaa, hehehehe…..
Semoga bermanfaat,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.


0 Response to "April Mop ala Politikus"
Posting Komentar