Mungkin sebagian
dari kita pasti bertanya-tanya mengapa setelah berusaha keras untuk
menyampaikan sesuatu dengan sangat menyakinkan
tetap saja tidak ada yang mau mendengarkan.
Memang banyak
kasus seperti diatas dan hampir pernah terjadi pada setiap orang. Omongan kita
tidak didengar karena beberapa hal
seperti ini ;
1.
Gosip.
Atau fitnah.Membicarakan orang lain yang tidak
hadir disana,biasanya keburukan orang lain yang diomongin yang belum tentu
kebenarannya
2.
Mengeluh.
Siapapun
pasti malas mendengarkan pembicaraan yang isisnya keluhkan melulu.Hujan
mengeluh,panas mengeluh,Pemerintah diam mengeluh,Pemerintah bertindak tegas
mengeluh.Selalu mengeluh terhadap apapun,kapanpun dan dimanapun.
3.
Menghakimi.
Ini juga yang
paling dihindari orang, pembicaraan yang selalu menghakimi orang lain.Pokoknya semua
orang tidak pernah benar.Hanya dia saja yang paling benar.
4.
Alasan.
Selalu
mencari alas an pembenaran dari semua tindakannya. Biasanya dia sudah
mengetahui bersalah tetapi tetap tidak mau mengakui kesalahannya dan selalu mencari
berbagai alas an agar tidak disalahkan.
5.
Kekurangan.
Selalu
membircarakan kekurangan orang
lain.Selalu melihat pada kekurangan orang lain.Selalu merasa dirinyalah yang paling
hebat.
6.
Dogmatisme
Pokoknya perkataannya saja yang paling benar dan yang
harus dilaksanakan. Harus begini,harus begotu,tidak boleh selain apa yang
dikatakannya.
7.
Bohong.
Inilah puncak
dari mengapa orang lain tidak ada yang mau mendengarkan perkataan kita karena
banyak kebohongan didalam perkataan kita.
Disini kami
juga akan memnyampaikan hal-nhal yang sangat disukai orang lain untuk
didengarkan;
1.
Kejujuran.
Jadilah diri
sendiri.semua jelas terang benderang. Kata Nabi SAW ;” Katakan yang sebenarnya
meskipun kebenaran itu menghantammu “. Tapi bukan berarti semuanya dikatakan
secara vulgar dan kasar sehingga menimbulkan banyak masalah dibelakang hari
.
2.
Otentiksitas
Lakukan
dengan gaya atau cara Anda.Jadilah diri sendiri tidak perlu menjadi orang lain.
Perkataan kita adalah isi kepala dan isi hati kita yang cocok disampai dengan
gaya kita, bukan gaya orang lain.
3.
Intergritas
Semua omongan
kita dapat kita oertanggung jawabkan.Kiarena kita selau memperhatikan kesopanan
dan kebenaran dalam setiap perkataan kita.
4.
Cinta
Cinta yang
dimaksudkan disini bukanlah seperti cinta romantisme sepasang kekasih.
Akan tetapi lebih kepada doa dan harapan
agar setiap orang selalu diberikan kebahagian dan kesehatan.


0 Response to "Kenapa Tidak Ada Yang Mau Dengar"
Posting Komentar