“Dan perintahkanlah keluargamu untuk
mendirikan Shalat dan bersabarlah kamu atasnya,kami tidak meminta rezeki
kepadamu justru kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kesudahan yang baik
hanya bagi orang-orang yang bertaqwa “ ( QS. Thaaha ;132 )
Subhana Allah…..Jika
kita merenungkan makna yang tersurat dan yang tersirat dari ayat di atas maka
dapat dipahami bahwa yang namanya rezeki setiap orang sangat –sangat tergantung
pada nilai sholat,amalan dan dakwah seseorang,artinya semakin tinggi nilai
nilai sholat,amalan dan dakwahnya maka semakin pula dia merasa kaya dan semakin
tenang hidupnya.Inilah jawa
ban yang
kita sering membuat kita terheran-heran dengan seorang Ulama yang sepertinya
tidak punya kerjaan atau bisnis yang menghasilkan uang baginya dan keluarganya,kerjanya
hanya mengurus pondok pesantren,diundang ceramah,menghadiri majelis taklim dan
sebagainya tapi bisa punya anak (bahkan banyak pula ),bisa punya rumah,bahkan
bisa punya sepeda motor dan mobil.
Kembali ke
laptop.pasti anda akan bertanya kok bisa ya atau dalam bahasa bulenya but how..?
Sebenarnya
tinggal dijawab saja dengan bagi Allah SWT cukup berfirman “ Kun..” maka
“Fayakun.” Dan selesailah artikel ini,tapi kayaknya tidak asyik juga kalau
segitu saja ceritanya,iya kan he he he.Baiklah kita lanjut ya..semua bisa saja
dan sangat masuk akal loh.masuk akal dari mana,dari hongkong..! oke deh,mari
kita berandai-andai misalnya anda punya dua orang anak buah yang berkerja untuk
anda.sebut saja si dul dan si jal
Kepada
keduanya anda perintahkan hal-hal mana yang boleh dan yang tidak boleh
dikerjakan dan anda berjanji bagi yang taat akan dijamin kehiduopan oleh anda
sebagai tuan mereka.Si dul sangat meresapi semua perintah anda dan yakin dengan
semua janj-janji anda.baginya dengan melaksanakan segala perintah dan menjauhi
semua larangan anda serta juga menyuruh seluruh ahli keluarganya untuk
melakukan hal yang sama maka dia pasti memperoleh kebaikan yang melimpah dan
hidupnya bahagia seperti janji tuannya.
Sementara si jal sibuk mengejar
dunia,baginya kebahagian hidup terdapat pada pekerjaan,pangkat,jabatan,rumah
bertingkat-tingkat,tanah berhektar-hektar,baginya semuanya adalah hasil dari
jerih payahnya tidak peduli bagaimanapun cara memperolehnya dan ini semua tidak
ada campur tangan anda,dia tidak mau tahu apakah harus melanggar larangan anda
sekalipun,yang penting dia senang.
Sekarang
kita tanya diri sendiri,siapakah yang kita sayangi antara si dul dan si
jal,siapakah yang anda cukupkan keperluannya,bahkan siapakah yang anda lebihkan
kebahagian hidupnya….?


0 Response to "Tingkatkan rezeki anda"
Posting Komentar