Kelemahanmu adalah Kekuatanmu
Saya punya seorang rekan kerja,seorang wanita dan baru bergabung di Dinas kami.Orangnya ternyata suka mengeluh tentang pekerjaannya,bagaimana dia bisa bekerja dengan baik kalau staf yang membantunya kurang.dia merasa kurang diikutkan diklat atau studi banding ke daerah lain,dia merasa sarana dan prasarana serba kurang memadai sehingga dia tidak dapat bekerja dengan baik.’ Bagaimana kinerja kami menjadi baik sementara staf kami kurang,kami tidak pernah ikut diklat,bintek atau studi banding ke daerah lain.Jika mau dituliskan disini bisa jadi akan sangat membosankan bagi anda-anda yang ingin membacanya,hehehehe…...
Memang tipe orang seperti rekan saya diatas pasti kita dapat dan pernah kita temui dimana saja,dibidang apapun,pada profesi apapun,dan dilingkungan manapun.Bahkan kita sendiri pernah seperti itukan,hayo…ngaku….hehehehe…jangan kuatir anda tidak sendiri karena kita semua pernah jadi tukang ngeluh.Bukankah Allah SWT yang bikin kita kita ini telah menginformasikan lewat firmannya di Al-quran bahwa anak cucu adam atau manusia seperti kita semua itu memang berbakat jadi tukang mengeluh alias sudah dari sononya.
Sekarang timbul satu pertanyaan,apakah semuanya harus sempurna dulu,baik jumlah staf,latarbelakang pendidikan,sarana dan prasarana yang ada,suasana tempat kerja dan lain sebagainya barulah kita dapat menghasilkan kinerja ataupun karya yang sempurna pula? Ternyata sejarah telah membuktikan dengan berulang-ulang bahwa justru dengan keadaan yang serba kekurangan dan keterbatasan seperti jumlah personil yang minim,latar pendidikan ‘biasa-biasa’saja,sarana dan prasarana pendukung yang mendukung juga bisa dikatakan penyedihkan banyak orang-orang menghasilkan karya terbaik untuk umat manusia pada generasi selanjutnya.
Masih ingat kisah penemuan Wright bersaudara,yang menemukan pesawat terbang.Betapa mereka sangat dihantam berbagai cobaan yang dahsyat dalam melaksanakan dan menwujudkan cita-cita mereka untuk menemukan pesawat terbang,biaya yang sangat limited,dukungan para Ilmuwan yang sangat kurang bahkan lebih cendrung menentang karena menganggap Wright bersaudara tidak pantas untuk melakukan penelitian tentang pesawat terbang,cibiran dari orang-orang terdekat juga tidak kalah sengitnya,dikisahkan bahwa kakek mereka pernah berkata “hanya malaikat yang bisa terbang….”hehehehe…tapi dengan keyakinan dan kesungguhan yang kuat serta dicampur dengan sedikit bondo nekat mereka tetap konsisten menwujudkan cita-cita,tidak mudah memang dan mengalami puluhan kegagalan.If you think you can,you can ! atau Man Jadda Wa Jadda ,akhirnya mereka sukses dan dunia serta kita yang hidup dijaman sekarang ini sangat berterima kasih dengan Wright bersaudara ini.
Bagaimana seandainya Wright bersaudara bermental kerupuk,gampang putus asa,selalu fokus pada kelemahan yang ada maka tidak bisa dibayangkan keadaan dunia sekarang ini tanpa pesawat terbang,mau naik haji saja kita harus menempuh perjalananan berbulan-bulan lamanya.ampun deh…mengapa sih ada orang sukses tapi paling banyak orang yang gagal,apakah Allah SWT yang menciptakan orang sukses dan orang gagal,bagaimana caranya orang bisa sukses.Anda benar! Memang hal-hal seperti telah dibahas dan dikupas tuntas oleh para pakar manajemen,motivator,CEO perusahaan besar baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri dengan berbagai analisis dan opininya masing-masing,semuanya bagus,semuanya mantapp.Tetapi dari sekian banyak success stories ada satu kesamaan bahwa mereka fokus hanya pada hal-hal yang dapat mereka lakukan bukan pada apa yang tidak dapat mereka lakukan,mereka mengubah kelemahanya menjadi kekuatan.
Masing –masing manusia pasti punya kelebihan dan kekurangan,pasti punya kekuatan dan kelemahan. Kalau mau sukses harus segera ubah kelemahan anda jadi kekuatan.misalnya anda lemah di Bahasa Inggris maka anda harus belajar untuk bisa berbahasa Inggris,minimal secara pasif jika anda lemah bernegosiasi maka belajar dan ikuti negosiator top yang ada.pokoknya kalau sudah ada manusia lain yang bisa sukses maka anda pasti bisa juga asal mau belajar dan bersungguh-sungguh dalam berusaha.kalau mau sukses berbisnis maka belajarlah sama pebisnis sukses dengan cara baca buku-buku pebisnis sukses atau biografi pebisnis sukses tulisannya,ikuti seminar,workshop dari para pebisnis top dunia dan pebisnis sukses dalam negeri.Karena hal-hal seprti ini dapat memotivasi diri dan memberikan gagasan yang fresh bagi kita.
Ingatlah selalu,Allah SWT tidak akan merubah nasib seseorang kecuali kita merubahnya sendiri,kita pantaskan diri kita untuk jadi orang sukses.kita tunda kesenangan yang sedikit sekarang demi kesenangan yang banyak dimasa akan datang.semua berhak untuk sukses kecuali bagi yang tidak mau,yang tidak mau bersungguh-sungguh menwujukan impiannya.
Jadi Allah SWT yang maha pengasih pengen semua hambanya sukses,kaya,sejahterasehat,tentram tapi dengan cara-cara yang benar dan terhormat,mengorbankan waktu,tenaga dan uang kita.Bukan dengan cara-cara yang hina,menipu,berjudi,mencuri apalagi korupsi.Mungkin bisa sukses untuk sementara tapi pasti dan pasti pada akhirnya kita akan dihinakan didunia,terlebih lagi di akhirat.Jangan mau yaa…



nice oppoertunity
BalasHapus