Antara Dahlan dan Jokowi

Sebelumnya saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya jika tulisan ini mengganggu atau menyinggung perasaan para pejabat,baik di pusat maupun didaerah.percayalah saya tidak bermaksud apa-apa selain hanya ingin memunculkan suatu harapan perubahanbagi bangsa kita tercinta ini,berharap menjadi baik,lebih makmur dan lebih sejahtera.Hanya itu kok,ngak ada yang lain.suwer deh…

Apa sih bedanya antara Dahlan Iskan dan Jokowi,selain yang satu seorang menteri dan seorang lagi adalah Walikota.ternyata hampir enggak ada bedanya.Keduanya punya latar belakang entrepreneur sebelum aktif diperintahan,kedua tidak pernah mengambil gajinya,tampil bersahaja,tidak sombong,mau bekerja keras,menjadi sang pelopor pembaruan di tempatnya masing-masing.dan ini yang hebat,kedua telah melakukan tipping point atau getuk tular dengan programnya sendiri-sendiri.Pak dahlan Iskan dengan manufacturing hope nya dan Pak Jokowi dengan program mobil nasional Esemka nya.

Sebenarnya bukan baru pertama kali ini aja kedua orang hebat ini melakukan perubahan,dulu pak jokowi pernah membuat bis pariwisata kota solo,bisnya mirip yang di daratan inggeris sono,bis bertingkat dan tidak beratap sehingga para penumpang bisa menikmati kota solo secara lebih optimal.kalau Pak Dahlan Iskan juga melakukan pembaruan pada saat jadi Dirut PLN dulu,beliau mengubah pola pikir diantara karyawan,dulu kalau ada gangguan aliran listrik disatu wilayah,misalnya wilayah Depok,PLN disekitarnya tidak mau memberikan bantuan dengan alas an lain wilayah padahal mereka sama-sama bekerja di PLN.hal ini dirubah Pak Dahlan,sehingga setiap ada ganguan aliran listrik disatu wilayah maka wilayah sekitar diwajibkan mem support baik SDM maupun SDA (sumber daya alat ) sehingga gangguan dapat diatasi dengan lebih cepat dan lebih baik.

Trus apa sih maksud lo sebenarnya memuji-muji dua orang ini? Terus terang aja ya,gw tidak ada maksud apa-apa,saya hanya kagum ditengah kegersangan ternyata ada oase,ditengah hamper semua para pejabat yang birokratis,bertele-tele,banyak janji-janji kosong,amoral,korupsi,nepotisme,pandir dan lain-lain ternyata masih ada pejabat yang berani melakukan “langsung action’ ,tidak pake ribet,tidak pake bertele-tele,tidak pake ribuan alas an tidak ada anggaran,tidak pake ba bi bu,tidak takut tekanan politis,tidak takut didemo dan seterunya.

Kita semua boleh dong berharap agar masih ada Dahlan dan Jokowi lainnya dibumi Indonesia ini,ya paling tidak sekitar 50% Pejabat Negara kayak mereka baik diPusat maupun di daerah,sehingga tiada lagi rakyat Indonesia yang berebutan Zakat fitrah atau sumbangan pada setiap hari raya keagamaan,tidak ada lagi yang mati kelaparan,tidak ada lagi yang putus sekolah karena tidak mampu bayar uang sekolah,tidak ada lagi suami stress karena kehilangan pekerjaan karena bos nya bangkrut,tidak ada lagi orang tua menjual anaknya karena perut lapar……..silahkan lanjutkan sendiri.Ya Allah sungguh hanya kepadaMu kami meminta dan berharap selalu,Amin.

Khabar terakhir didunia jejaring sosial sempat beredar hastag”Dahlan Iskan For Presiden”dan mendapat aprisiasi yang cukup signifikan sehingga agak sedikit menganggu para politisi ketua partai yang masih malu-malu kucing untuk memproklamasikan diri menjadi presiden Indonesia 2014.Dan tidak menutup kemungkinan juga masyarakat jawa tengah ingin agar Pak Jokowi menjadi The next gubernur.menurut saya wajar-wajar sih dengan hasil karya nyata mereka selama ini,maka masyakat mau dipimpin oleh orang-orang seperti mereka.Oh ya hampir lupa,Gubernur Sulawesi Selatan yang sekarang mantapp juga tuh,kalo masih ada pejabat lain yang menurut anda juga tidak kalah mutu dengan beliau-beliau diatas tolong disebutkan namanya,karyanya dan kalo bisa daerah asalnya di bagian komentar.

Sebagai penutup mari kita perhatikan dialog antara seorang Pejabat dengan ajudannya dibawah ini.

Suatu hari sang pejabat diundang untuk menghadiri pameran lukisan.karena pada saat yang sama beliau sedang sakit mata dan penglihatannya agak kabur tapi demi kepentingan politis dia tetap hadir dengan didampingin ajudannya.



Pejabat : “Wah,lukisan ini bagus.Gambar ikannya benar-benar hidup.”
Ajudan : “Shttt….jangan keras-keras Pak.itu gambar buaya.”
Kemudian mereka berpindah kelukisan lain.
Pejabat :”Gambar Gajah ini benar-benar gagah.”
Ajudan :”Shttt….Jangan keras-keras Pak.itu gambar Banteng.”
SangPejabat ini sebenar jengkel berat dengan si ajudan tapi dia mencoba menahan diri dari menugur atau memarahi si ajudan,sampai tiba pada suatu pojok ruang pameran,dan dia berseru:
“Wah,yang ini bagus sekali.lukisan Gorilla-nya begitu nyata anatomi-nya.”
Ajudannya langsung tertegun dan berkata:
“Pssttt….Jangan keras-keras Pak.itu cermin!”

0 Response to "Antara Dahlan dan Jokowi"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Tarakan, Kaltim, Indonesia
Hanya Manusia Biasa....