Ya Fatah,Terima kasih

 Assalamu'alaikum,sebelum anda membaca tulisan singkat ini sepertinya perlu saya beri sedikit penjelasan  bahwa saya tidak ada niat untuk mengexplotasi atau mengambil suatu manfaat dari keadaan sakitnya Fatahulla,tujuan saya menuliskan artikel ini adalah semata-mata hanya ingin mengajak untuk mendoakan si calon penghafal Al-quran cilik agar segera diberi kesembuhan dan kedua orang tuanya diberi kemudahan rezeki untuk biaya perawatan anak tercinta,tolong dibagikan atau disebarkan link ini agar semakin banyak yang mendoakannya<semoga Allah SWT membalas segala kebaikan anda semua,insya Allah.

Tanggal 12 september 2011, Senin pagi seperti biasa sebelum mandi baca koran SKH RADAR Tarakan,ah
 Headline newsnya mengenai kerusuhan di Ambon,kurang menarik,ada kasus berindikasi korupsi PLTU,ini juga ujung-ujngnya selesai hilang tanpa jejak dan suara,bosan.Trus apa lagi ya..nah ini ada berita tujuh pemain timnas ajukan pengunduran diri,menarik tapi saya jadikan cadangan saja artinya kalo gak berita yang lainnya yang menarik ya suudah baca yang ini ajalah....Eit,tunggu dulu,kok kayaknya ada berita menarik nih dengan image  seorang laki-laki dewasa sedang merawat seorang anak laki-laki,hemmm mantap nih berita,must read

Singkat cerita,tadi pagi pas dikantor ada staf dari Tarakan TV,rupanya mereka sudah mengadakan penggalangan dana bantuan berobat bagi Fatahulla,calon hafizd (penghafal al-quran) yang menderita sindrom Nefrotik.Loh bukankah anak ini yang diliput oleh SKH Radar dua hari yang lalu,Subhana Allah,sungguh engkau maha Pendengar ya Allah lagi maha pengabul semua Doa,akhirnya datang juga kesempatan,bukan ding..ini adalah kesempatan Emas untuk bersedekah dijalan Allah!

."Dik,silahkan sama yang lain dulu,saya nanti agak aja ya,nanti saya kasih dikantor kalian " kata saya.'oh gak apa-apa kok Pak' kata salah seorang dari dua orang gadis penggalang dana."Ya Allah  mudahkanlah urusan mereka dan bukanlah pintu hati orang - orang itu untuk bersedekah sebanyak-banyaknya,Insya Allah" doa ku dalam hati.Sejurus dengan itu saya langsung lari ke ATM dan menarik dana sebanyak-banyaknya,berapa sih ? ciye...ciye...pake rahasia segala.iya dong,supaya gak timbul aib dan fitnah,Yang jelas cukuplah...hehehe.

Setelah itu saya dengan ditemani seorang staf langsung menuju target operasi,waduh kayak reskrim aja.sebelumnya saya tadi sudah mau naik lift untuk menuju kantor Tarakan TV,rencananya mau menyerahkan titipan dana sedekah saya tapi sekonyong-konyong teringat ucapan seorang teman "Pak Wilem,Kalau mau sedekah usahakan menyerahkan secara langsung,karenanya kita bisa dapat dua kebaikan atau pahala;pahala sedekah dan pahal silahturahim,wow mantapp dan langsung saya praktekan.Ditengah perjalanan menuju rumah si Fatahulla,padahal kami berdua tidak tahu dimana rumahnya,cuma tahu dia tinggal di kelurahan Mamburangan Timur,gampang aja Pak nanti kita tanya disana,dimana rumahnya,Subhana Allah,diam-diam saya kagum dengan staf saya ini.Kalau Mau Sedekah Jangan banyak cincong Jangan dibikin ribet langsung action aja,jangan tunggu ikhlas,kelamaan,langsung praktekan aja lama-lama ikhlas dengan sendirinya.

Ditengah perjalanan ketemu dengan konvoi mobil Jabatan Walikota dengan rombongan Kepala Dinas,Allahu Akhbar,semoga mereka dari rumah fatahulla,semoga dia cepat terbantukan Ya Allah,Ya Fattah...Ya Razzak.kataku penuh harap.Pas mendekati rumah sasaran saya ketemu dengan Wartawan Radar Tarakan,rupanya mereka habis meliput kunjungan Walikota dan Rombongan di rumah Fatahulla,Alhamdulillah,akhirnya ada perhatian dari sang pemimpin daerah,dengan ditunjukkan oleh Wartawan tadi saya langsung menuju rumah fatahulla dengan pikiran yang berkecamuk...membayangkan keadaan si fatahulla.

Sesampainya dirumah kami langsung disambut oleh Ibunda dan Tante trus kami langsung diajak keruang tengah dari rumah sederhana tersebut tapi terasa tenang dan damai,itu artinya dirumah banyak dipraktekan amal ibadah. dipojok ruangan diatas dipan sederhana disitulah anak yang tabah itu sedang terbaring dengan perut gendut seperti orang Hamil tua.


Masya Allah,dari wajahnya yang putih bersih tidak tampak penderitaan,hanya sedikit bosan karena berbaring trus selama 2 tahun terakhir."Kau baik-baik saja fatah?"aku mengajukan kata pembuka yang klise banget."Iya " jawabnya,setelah itu lancarlah meluncur bahan obrolan kami dengan dengan Ibunda dan Tante-tantenya,dari mereka akhirnya kami tahu bahwa anak ini tidak pernah sekalipun dan sedikitpun mengeluhkan penyakitnya justru malah Bapaknya yang sempat mengeluhkan,dosa apa saya sampai anak saya diberi cobaan seperti ini kata Bapaknya.memang kami tidak ketemu dengan Bapaknya karena dia masuk tambak tempat dia bekerja sebagai penjaga tambak untuk mencari kepiting sebanyak-banyak lalu dijual dan hasilnya ya untuk beli obatnya Fatah,saya beristiqfar mendengarkan hal itu,berapalah hasil jualan kepeting itu.tapi saya kagum dengan kasih sayang Bapak kepada anaknya,yang tidak pernah mengharapkan balasan apapun.Ikhlas semata-mata karena Allah,oke..oke..memang betul kita sudah sering kali mendengar ini tapi baru kali ini saya menyaksikan langsung praktek dari ucapan itu,selain kasih ssayang kedua orang tua saya sendiri tentunya.

"Saya hanya ingin sembuh dan kembali kesekolah"katanya lirih ketika saya tanya apa yang paling diinginkannya saat ini."Ya Allah Sungguh engkau maha pemberi kesembuhan,sembuhkan calon hafizd Al-quran ini" doaku dalam hati pada saat membelai kepalanya sesuai dengan yang disunnahkan oleh Nabi SAW.

Kata dokter dia harus dirujuk ke Surabaya,kata seoarang tantenya dan kaau dia sakit kami bawa kerumah sakit sini,kami malah ditolak dan dimarahi oleh dokter tersebut,hah,gila nih dokter pasien kok ditolak tapi akhir saya paham kenapa dokter itu begitu.Dokter justru sangat menyayangkan kenapa Fatahulla tidak dirujuk juga segera,kok masih ada diTarakan,kami pasti ingin anak kami sembuh tapi kami .tidak punya biaya. inilah masalah cobaan yang cukup berat dari Allah SWT."Tapi Allah kan tidak mingkin menguji kita diluar kemampuan kita,itu Dia sendiri yang bilang di kitabnya Al-quran.....                                                                  
Besok kita sambung lagi ya,sudah azan mahgrib nih.

0 Response to "Ya Fatah,Terima kasih"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Tarakan, Kaltim, Indonesia
Hanya Manusia Biasa....